Pendampingan Dan Pemulihan Psikososial Anak Pasca Bencana Banjir untuk Perkembangan Mental dan Kepercayaan Diri Anak
DOI:
https://doi.org/10.35960/pimas.v5i2.2447Keywords:
disaster victims, Trauma Healing, Children, psychosocial support, post-disaster recoveryAbstract
Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, tidak hanya menimbulkan dampak fisik dan ekonomi, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kondisi psikososial masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok rentan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan psikososial melalui metode trauma healing guna membantu pemulihan kondisi emosional anak pascabencana. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan melibatkan anak-anak dan ibu-ibu. Bentuk kegiatan meliputi pendampingan orang tua, serta aktivitas trauma healing bagi anak seperti bermain, menggambar, bercerita, dan pemanfaatan media audio-visual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian program pendampingan psikososial terlaksana 100% dengan partisipasi aktif masyarakat. Sebanyak 60% ibu-ibu yang memiliki balita terlibat dalam kegiatan pendampingan orang tua dan menyatakan kegiatan sangat membantu dalam mengatasi tekanan emosional pascabencana. Pada anak-anak, pelaksanaan trauma healing melalui metode bermain, menggambar, bercerita, dan media audio-visual berhasil meningkatkan keberanian anak untuk berinteraksi, mengekspresikan emosi secara positif, serta memulihkan rasa aman dalam lingkungan sosialnya. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri anak sebesar 60% setelah mengikuti program. Selain itu, sebanyak 85% warga menyatakan kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat dan menyenangkan. Secara keseluruhan, program ini tidak hanya membantu pemulihan psikososial anak dan keluarga pascabencana banjir, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dan kesiapsiagaan komunitas dalam menghadapi kondisi darurat secara berkelanjutan.
References
Adji, S. S., Sausan, I., Suciana, D., Masbukhin, F. A. A., & Fahimah, A. (2024). Implementation of Traumatic Healing for Earthquake Victim Children through Fun Outbound Activities. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 898–906. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v8i3.16791
Anwaruddin, H. (2018). Dukungan Sosial dan Kecerdasan Emosi dengan Resiliensi Korban Banjir. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 6(1), 21–30. https://doi.org/10.30996/persona.v6i1.1627
Bandjar, A., & Rosdawiyah, R. (2025). Monitoring dan evaluasi program pengabdian berbasis partisipatif: observasi, catatan aktivitas, dan dokumentasi sebagai instrumen evaluasi. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 656–665.
Dr. Liza Agnesta Krisna, S. H. , M. H., & Chandra Daruman, S. S. H. , M. H. (2025). Hukum Perlindungan anak suatu tinjauan yuridis dan sosiologis (H. Aldino, Ed.). Deepublish.
Manoni-Millar, S., Hopley, A., Labelle, P., Pereira, C. A., Plamondon, A., Larose, S., Craig, S., Ames, M., Vitoroulis, I., Pepler, D., & Racine, N. (2026). Individual community-based mentoring programs for children and youth exposed to adversity: a scoping review. Children and Youth Services Review, 183, 108808. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2026.108808.
Purba, I. A. (2025). Resiliensi Psikologis Korban Banjir di Indonesia Authors. Jurnal Wacana Sosial Nusantara, 1(1), 14–17.
Habsari, Liza Agnesta Krisna, & Rini Fitriani. (2025). Efektivitas pemenuhan hak pendidikan anak pada wilayah pesisir di Gampong Kuala Penaga kec. Bendahara, Aceh Tamiang. Meukuta Alam : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 6(2), 233–247. https://doi.org/10.33059/majim.v6i2.10859
Ika Rahmawati, P. K. (2023). Kesiapsiagaan Anak dalam Meningkatkan Resiliensi terhadap Bencana Ika. Jurnal Keperawatan, 21(2), 159–166.
Krisna, L. A., & Darusman, C. (2025). Hukum Perlindungan Anak Suatu Tinjauan Yuridis dan Sosiologis. CV. Budi Utama.
Rahayu, C. (2021). Dampak Trauma Healing Terhadap Pertumbuhan Spiritualitas SMGT Jem. Rama Radda Pasca Bencana Banjir Bandang. https://doi.org/10.31219/osf.io/ngc37
Rini Fitriani. (2016). Peranan Penyelenggara Perlindungan Anak Dalam Melindungi Dan Memenuhi Hak-Hak Anak. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 11(2), 250–258.
Suciady, F., Rise, N., Putri, A., Halim, C., & Tasdin, W. (2025). Pemberian Sosialisasi Mengenai Psychological First Aids Pada Palang Merah Remaja. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(3), 4–6.
Sugianto, A., Maulidiyawati, S. A., Syarifah, S., Hadi, S., & Yuda, Y. (2022). Penerapan Trauma Healing untuk Mengatasi Kecemasan Pasca Banjir. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(5), 642–651. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v7i5.3168
Wetik, S. V., & Polii, G. B. (2023). Play Therapy Berbasis Trauma Healing Pasca Bencana Pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(4), 385–391. https://doi.org/10.59025/js.v2i4.118
Widya, W., Tri Putri, R., Ikhwan, K., Aripin, R., & Susmita, S. (2025). Pemulihan Psikososial dan Pendampingan Hukum Pasca Bencana pada Masyarakat Gunung Nago, Kota Padang. PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 15–21. https://doi.org/10.62945/pusaka.v2i2.821
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rini Fitriani, Jeri Ariansyah, Rifka fitria, Poppy Setyaningsih, An-Nisa Intan Fadhillah, Safa Sabila (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)








