Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Al Islam Kudus
DOI:
https://doi.org/10.35960/pimas.v5i3.2602Keywords:
kesehatan reproduksi, pernikahan dini, remajaAbstract
Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, kognitif, dan sosial, termasuk kematangan organ reproduksi. Pada fase ini, remaja mulai membangun identitas diri, meningkatkan interaksi sosial, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan reproduksi. Kehamilan pada usia di bawah 19 tahun berisiko menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, kelahiran prematur, serta meningkatkan risiko stunting pada anak. Di Kabupaten Kudus, kasus pernikahan dini masih menjadi perhatian. Data Pengadilan Agama Kabupaten Kudus menunjukkan terdapat 198 permohonan dispensasi nikah pada tahun 2024 dan 133 permohonan pada tahun 2025, yang sebagian besar disebabkan oleh kehamilan di luar nikah dengan usia pemohon didominasi 17–18 tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pengisian pre-test dan post-test, diskusi, serta tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 68 siswa dan siswi SMK Al Islam Kudus. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya nilai post-test dibandingkan pre-test. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja dan dapat menjadi salah satu strategi preventif untuk menekan angka pernikahan dini di kalangan remaja.
Kata kunci : kesehatan reproduksi, pernikahan dini, remaja
References
Badan Pusat Statistik. (2024). Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/936a26d5d2b168b9971d3b02/indikator-tujuan-pembangunan-berkelanjutan-indonesia-2024.html
Chressensia, J., Ningrum, E. W., & Haniyah, S. (2025). Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pernikahan Dini pada Remaja di SMK Ma’arif NU 2 Ajibarang. 78–88. https://doi.org/10.35960/snppkm.v4i1.1362
Hutahaean, E. S. H., & Perdini, T. A. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif untuk Mahasiswa Psikologi. PT. Pena Persada Kerta Utama. https://repository.ubharajaya.ac.id/27118/1/buku metpen kuanti full.pdf
Istijabath., Anggraini, S. D., Wulandari, D. P., Pramudyasari, A., Sutadi., & Rachmaniar, C. S. (2025). Urgensi Edukasi Kesehatan Reproduksi dalam Mencegah Insecure Siswa Sekolah Menengah Pertama. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta, 54–65. 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Kamilah, N. (2025). Pernikahan Dini Sebagai Determinan Sosial Stunting : Studi Literatur Dengan Fokus Provinsi Nusa Tenggara Barat. (November), 278–283. https://doi.org/10.56655/winco.v6i1.464
Kurniawati, I., & Christiana, I. (2024). Peningkatan Edukasi Melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja di SMK 1 Banyuwangi. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 2(2), 248–254. https://doi.org/10.54832/judimas.v2i2.271
Oktaviani, S., Suryani, N., Utomo, J., & Syafruddin. (2026). Pernikahan Usia Anak dan Kehidupan Sosial Ekonomi Keluarga di Desa Sekongkang Bawah , Kecamatan Sekongkang , Kabupaten Sumbawa Barat. 5(1), 289–307. https://doi.org/10.36312/w3jqjj41
Rachman, A., Yochanan, E., Samanlangi, A. I., & Purnomo, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. CV. Saba Jaya Publisher. https://www.researchgate.net/profile/Hery-Purnomo/publication/377469385_METODE_PENELITIAN_KUANTITATIF_KUALITATIF_DAN_RD/links/65a89006bf5b00662e196dde/METODE-PENELITIAN-KUANTITATIF-KUALITATIF-DAN-R-D.pdf?__cf_chl_tk=nCoUyuEGaYY_sI703pQR98sN2_hY3g4HU1pMZwpG_us-1739947478-1.0.1.1-LdQU9dWiAysvCtpvd4Uu6KNXvu7bCNUUxgfLLZulaEo
Rahma, A., Rahman, F., Arifin, S., Anggraini, L., Minasari, Raisya, Seambaga, A. A., Shafarina, H., Adila, N. A., & Cahyani, S. (2025). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Interaktif di SMAN 5 Banjarbaru. 4(1), 114–122. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.432
Ratnaeni, Amelia, K., Hasliani, A., & Rahmawati. (2026). Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini Pada Remaja. 4, 90–96. https://doi.org/10.60126/jgen.v4i1.1491
Saifudin, A. (2025). Kehamilan di Luar Nikah Jadi Faktor Utama 198 Kasus Dispensasi Nikah di Kudus. Jurnal Pantura.id. https://jurnalpantura.id/kehamilan-di-luar-nikah-jadi-faktor-utama-198-kasus-dispensasi-nikah-di-kudus/
UNICEF. (2021). Towards Ending Child Marriage. New York: UNICEF. https://data.unicef.org/resources/towards-ending-child-marriage/
WHO. (2021). On Adolescent Health and Development Program For Program Managers. World Health Organization. https://platform.who.int/docs/default-source/mca-documents/policy-documents/operational-guidance/phl-ad-17-01-operationalguidance-2017-eng-ops-manual-adolescent-health-development-program.pdf
WHO. (2024a). Adolescent Pregnancy (Number April). World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy
WHO. (2024b). Sexual and Reproductive Health Fact Sheet. 23(9), 748–748. https://doi.org/10.1111/j.1552-6909.1994.tb01948.x
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Ulfa, Dhinda Putria Maulidha, Erliana Pristianti, Tasya Eflina Alegra (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)








