Abstract

Penyalahgunaan narkotika dan psikotropika yang terus meningkat tidak terlepas dari mudahnya dalam mendapatkan prekursor narkotika. Belum adanya sistem pengawasan penggunaan sediaan jadi prekursor dan obat-obatan tertentu mengakibatkan jenis sediaan tersebut seringkali disalahgunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan prototipe sistem informasi pelaporan prekursor dan obat-obatan tertentu untuk memudahkan pengawasan terhadap distribusi prekursor di unit pelayanan kefarmasian. Prototipe sistem informasi pelaporan ini dikembangkan dengan menggunakan metode RAD (Rapid Application Development) dimana proses bisnis dirancang pada fase awal pengembangan dengan tujuan untuk memastikan kebutuhan pengguna. Penelitian ini berhasil mengembangkan prototipe sistem informasi pelaporan prekursor dan obat-obatan tertentu sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Diharapkan prototipe yang dikembangkan dapat didemonstrasikan pada lingkungan yang relevan.