Abstract

Dampak pergaulan bebas remaja mengantarkan pada kegiatan tuna sosial di masyarakat. Hasil penelitian Banun dan Setyorogo (2013) menyatakan bahwa 55,2% remaja memiliki perilaku berisiko seks bebas. Perilaku berisiko seks bebas ini dapat berdampak kepada Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD). KTD pada remaja memiliki dampak yang sangat serius bagi remaja itu sendiri, berupa dampak biologis, psikologis maupun sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan sikap terhadap seks bebas. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah remaja SMA dan SMK SR. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah cluster random sampling. Jumlah sampel 30 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa  sikap remaja tentang seks bebas paling banyak berada pada kategori sikap positif 53% dan sikap negatif 47%. Sedangkan berdasarkan jenis kelamin diperoleh data: laki-laki 63% dan perempuan 37%. Analisis data menggunakan Chi square, ditemukan nilai α = 0,520.  Dari data ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan sikap terhadap perilaku seks bebas remaja.