The Relationship between Stress Levels and Premenstrual Syndrome in Nursing Students at Harapan Bangsa University


  • Nur Khoerotun Nisa Universitas Harapan Bangsa
  • Siti Haniyah Universitas Harapan Bangsa
  • Feti Kumala Dewi Universitas Harapan Bangsa



stress level, Premenstrual, Syndrome, Student


During the luteal phase of the menstrual cycle, which typically begins 7-10 days before menstruation and ends with menstruation, women of childbearing age often experience a collection of physical, behavioral, and emotional symptoms known as premenstrual syndrome (PMS). Stress levels are among the factors that can contribute to PMS. The objective of this study is to investigate the relationship between stress levels and PMS. This research employs a quantitative approach, using descriptive correlation methods and a cross-sectional design. The sample consisted of 62 respondents, selected through total sampling. Data were collected using a shortened Premenstrual Assessment Form (SPAF) questionnaire and the Perceived Stress Scale (PSS). Statistical analysis involved the Spearman Rank Test, which revealed a significant relationship between stress levels and PMS among Nursing Study Program students at Harapan Bangsa University Undergraduate Program. The p-value was 0.000, which is less than the significance level (α = 0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (H0).The correlation coefficient (r) was calculated to be 0.456, indicating a moderate strength of correlation. This suggests that higher stress levels are associated with a greater perceived severity of PMS symptoms. Female students demonstrated an ability to both avoid stressors and manage stress, which can help reduce the occurrence of PMS symptoms


Andiarna, F. (2018). Korelasi Tingkat Stres dengan Kejadian Sindrom Premenstruasi pada Mahasiswi. Jurnal of Health Science and Prevention, 2(1), 8–13.

Ani, M. F., & Purwati, Y. (2020). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS)Pada Mahasiswi Semester VI Prodi Keperawatan Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta Tahun 2020 Naskah Publikasi. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan ’Aisyiyah, 15(1), 4–15.

Apriliyandari, S, A., Istiyati, S. (2018). Hubungan Pengetahuan Gejala Premenstruasi Sindrom Terhadap Penanganan Premenstruasi Sindrom Di Smp Negeri 3 Gamping Tahun 2018.

Cristy, D., Ritung, N., Olivia, S. Hubungan stres terhadap Premenstrual Syndrome ( PMS ) pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2011. Tarumanagara Med Journal 2018; 1: 59–62.

Daniartama, B., Murbawani, E. A., Wijayanti, H. S., & Syauqy, A. (2021). Obesitas Berhubungan Dengan Pre Menstrual Syndrome (Pms) Pada Mahasiswi. Journal of Nutrition College, 10(3), 207–217.

Fidora, I., & Yuliani, I. (2020). Hubungan Antara Tingkat Stres Dengan Sindrom Pramenstruasi Pada Siswi Sma. MENARA Ilmu, 14(1), 70–74.

Fkep, J. I. M., Nomor, V., & Kesehatan, R. (2022). JIM FKep VolumeVI Nomor 4 Tahun 2022. 52, 1–7.

Hanin, F. S., Jannah, S. R., & Nizami, N. H. (2021). Hubungan Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Kejadian Premenstruasi Sindrom. Jiji, 58(2), 58–66.

Hidayah Bohari, N., Haerani, Basri, F., Misnawaty, & Kamaruddin, M. (2020). Hubungan Tingkat Stres Dengan Sindrom Premenstruasi Pada Mahasiswi Diii Kebidanan Semester 2 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 2(3), 136–141.

Hou, L., & Zhou, R. (2021). Patterns of premenstrual syndrome and depression symptoms in Chinese female university students : Results of a latent profile analysis. Journal of Affective Disorders, 293(December 2020), 64–70.

Husna, A., Rahmi, N., Safitri, F., & Andika, F. (2022). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Premestrual Syndrome Pada Remaja Putri di Gampong Kampong Pukat Kecamatan Pidie Kabupaten Pidie. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(1), 35–47.

Hutasuhud, R. M. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pre Menstrual Syndrome Pada Remaja Puteri Kelas X Dan Xi Di Pesantren Modren Nurul Hakin Deli Serdang. Excellent Midwifery Journal, Volume 1(No.2), 115–123.

Lestari, W. (2020). Hubungan Stres Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome (Pms) Pada Siswi Di Sman 1 Godean, Sleman. (Thesis), Universitas Jenderal Achmad Yani, Yogjakarta, Indonesia.

Lumingkewas, C., Suparman, E., & Mongan, S. P. (2021). Gambaran Premenstrual Syndrome pada Remaja Periode Akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. E-CliniC, 9(1), 45–50.

Parahats, H. L., Herfanda, E., & Kunci, K. (2019). Hubungan Premenstruasi Sindrom Dengan Tingkat Kecemasan Pada Siswi Kelas X SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. 9(2), 196–211.

Puji, L. K. R., Ismaya, N. A., Ratnaningtyas, T. O., Hasanah, N., & Fitriah, N. (2021). Hubungan Antara Aktivitas Fisik, Stres Dan Pola Tidur Dengan Premenstrual Syndrome (Pms) Pada Mahasiswi Prodi D3 Farmasi Stikes Kharisma Persada. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1.

Rachmatika, R. (2018). Hubungan Antara Pms (Premenstrual Syndrome) Dengan Sikap Menghadapi Menstruasi Pada Mahasiswi Program Studi S1 Kebidanan Tahun Angkatan 2015 – 2016 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Kota Malang. (Thesis), Universitas Jenderal Achmad Yani, Yogjakarta, Indonesia.

Rahmatulillah, A, N. (2019). Kejadian Premenstrual Syndrome Ditinjau Dari Tingkat Stres Pada Mahasiswi. (Karya Tulis Ilmiah), POLITEKKES KEMENKES Surabaya, Jawa Timur, Indonesia.

Tutdini, N., Kiftia, M., Halifah, E. (2022). Tingkat Stress Dan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Mahasiswi Rumpun Kesehatan. JIM FKep, VolumeVI Nomor 4 Tahun 2022. 52, 1–7.

Zuhana, N., & Suparni. (2017). Hubungan Usia Menarche Dengan Kejadian Sindrom Pramenstruasi Di Smp Negeri 1 Sragi Kabupaten Pekalongan Tahun 2016. Jurnal Kebidanan Indonesia, 8(1), 17–26.




How to Cite

Nisa, N. K., Haniyah, S., & Dewi, F. K. (2023). The Relationship between Stress Levels and Premenstrual Syndrome in Nursing Students at Harapan Bangsa University. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 16(4), 446–453.

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>